http://picasion.com/i/1UyRH/

BELAJARLAH DARI YANG TERBAIK

Saat anda belajar kepada yang terbaik maka cara-cara yang digunakan adalah cara-cara terbaik untuk mendapat hasil yang terbaik pula.

BELAJARLAH DENGAN KESENANGAN

Secangkir kopi hangat dan lantunan musik nge-beat untuk menemani belajar kita. Why not? Suasana yang rileks sangat dibutuhkan untuk mengusir kejenuhan belajar. Walaupun bagi sebagian orang lebih suka belajar dalam kondisi tenang.

BELAJARLAH DENGAN BERBAGAI MEDIA

Media adalah hal utama dalam suksesnya penyampaian suatu materi. Dengan gambar, video, tulisan2 warna-warni, akan lebih berkesan , dan sesuatu yang berkesan itu akan mudah diingat.

BELAJARLAH DIMANAPUN ANDA BERADA

Sekolah itu sangat membosankan. Kenapa? Karena tiap hari kita disuguhi suasana kelas yang sama selama berjam-jam duduk dan melihat guru menerangkan materi. Kalau bosan ya cari suasana yang baru, belajar bisa di mall, restoran, warung kopi, warnet, atau dimanapun yang membuat kita nyaman.

BELAJAR KARENA RASA KEINGINTAHUAN

Manusia itu makhluk Tuhan yang paling sempurana. Karena dibekali dengan akal dan hawa nafsu. Kadang materi yang diajarkan di sekolah itu sulit diterima oleh anak, kenapa? karena mereka belajar tidak dari rasa ingin tahu mereka terhadap suatu hal. Tetapi mereka belajar dengan paksaan dari kurikulum yang mengharuskan mereka belajar materi itu. Andai mereka tahu belajar materi ini untuk apa dan ke depannya bisa dipakai untuk apa. tentu mereka akan bersemangat..

Jumat, 22 Juni 2012

GALLERY


Mulai Ajaran Baru Siswa Bebas Uang Pembangunan

SURYA Online, PAMEKASAN - Mulai tahun ajaran 2012 – 2013, Pemkab Pamekasan  membebaskan biaya pendaftaran, uang registrasi, uang daftar ulang dan uang pembangunan bagi penerimaan peserta didik baru (PSDB) di Pamekasan, mulai siswa siswa SD hingga SMA, baik swasta atau negeri.

Keputusan menggembirakan ini diungkapkan Bupati Pamekasan, KH Khalilurrahman, setelah melihat kondisi masyarakat Pamekasan, khususnya masyarakat berekonomi lemah dan tidak mampu, agar orang tua siswa tidak lagi terbebani uang pembangunan, uang registrasi dan uang pendaftaran ulang.
  
“Langkah ini kami ambil, karena kami ingin meringankan beban orang tua terutama mereka yang kurang mampu. Dan ini juga sebagian dari bentuk kepedulian kami terhadap pendidikan anak-anak di Pamekasan,” kata Khalilurrahman, kepada Surya.
  
Dikatakan, agar kebijakan ini diketahui orang tua dan segera diterapkan, ia sudah mengirimkan surat edaran kepada seluruh instansi terkait dan lembaga pendidikan termasuk sekolah, agar aturan ini dipatuhi. Untuk dana kebutuhan sekolah, yang selama ini dibebankan pada orang tua siswa, menjadi tanggungan pemerintah.
 
Ditegaskan,  jika nanti di suatu sekolah ditemukan bentuk pungutan yang sudah dilarang ini, ia minta orang tua segera melaporkan adanya pungutan itu. “Kalau ada sekolah yang maksa menarik sumbangan yang sudah diatur ini, maka akan kami tindak,” papar bupati.
  
Menanggapi hal itu, Kepala SMPN 2, Pamekasan, Abdullah, yang dimintai konfirmasinya, Senin (18/6/2012)  mengatakan, bagi SMP 2, keputusan bupati tetap dipatuhi. Sebab, selama dua tahun belakangan ini sekolahnya sudah tidak menarik lagi uang pembangunan bagi PSDB.
  
“Walau kami membutuhkan dana besar untuk pengembangan sekolah ini, namun karena kami sudah dapat bantuan dana dari pemerintah, untuk pembangunan laboratorium, perpustakaan. Dan sekarang sudah tidak ada kebutuhan lagi, sudah cukup dari bantuan pemerintah,” kata Abdullah.


Akses Surabaya.Tribunnews.com lewat perangkat mobile anda melalui alamat surabaya.tribunnews.com/m/

Ajaran baru SD di Jepang


Bulan April adalah tahun ajaran baru untuk sistem pendidikan di Jepang. Mulai dari Shougakkou (SD), Chugakkou (SMP), Koukou (SMA) dan Daigaku (Perguruan Tinggi). Hitungan umur wajib masuk shougakkou di Jepang cukup kibishi atau strik.  Bagi anak berumur 6 tahun pada satu April di Jepang baru diwajibkan masuk Sekolah Dasar atau shougakkou.

Pendaftaran masuk SD di Jepang umumnya sudah dilakukan sejak bulan Oktober. Bagi anak-anak yang terdaftar di Youchien atau Taman Kanak-Kanak dan Hoikuen atau Nursery, otomatis sudah didaftarkan oleh kepala sekolah ke SD satu wilayah dengan tempat tinggal murid. Sistem sekolah negeri memiliki aturan sistem distrik. Pemerintah sudah membuat aturan sebuah Sekolah Dasar Negeri atau Shougakkou dapat menampung murid untuk beberapa wilayah di sekitarnya. Pendaftaran sekolah dasar negeri  di Jepang, sama sakali tidak dipungut biaya alias gratis, selain itu tidak ada ujian tes masuk.


Persiapan berikutnya dimulai sekitar bulan November. Para calon siswa baru akan diminta hadir beserta orang tua murid untuk melakukan pengecekan kesehatan atau kenkoshindan. Pemeriksaan meliputi mata, pendengaran, penyakit dalam dan gigi. Hasil pemeriksaan dibagikan saat itu juga dan jika ditemukan kekurangan, misalnya: mata rabun, pendengaran tidak jelas, gigi berlubang ataupun penyakit dalam akan segera dibuatkan surat rekomendasi untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut ke rumah sakit atau klinik. Harapan pemerintah agar saat anak tiba masuk sekolah sudah dalam keadaan sehat fisik dan siap mengikuti pelajaran dengan baik.
Satu dua bulan berikutnya, yaitu bulan Desember atau Januari diadakan pertemuan kembali orang tua calon murid kelas satu SD dengan pihak sekolah. Pihak sekolah akan menjelaskan perlengkapan apa saja yang harus dipersiapkan dari rumah. Seorang guru akan mempresentasikan barang-barang yang diperlukan, kemudian pihak sekolah pun mengundang para penyedia perlengkapan wajib yang harus dibeli seperti pianika (piano tiup) dan alat gambar. Adapun untuk beberapa daerah yang mengharuskan siswanya memakai seragam, pihak sekolah membebaskan tempat membeli asalkan memenuhi jenis seragam yang digunakan di sekolah tersebut, seperti warna dan desain. Termasuk untuk baju olahraga dan randoseru  tas kulit khusus murid SD Jepang dapat dibeli di toko-toko baju dan perlengkapan sekolah oleh masing-masing orangtua.

Setelah presentasi tentang perlengkapan yang harus disediakan, acara dilanjutkan dengan penjelasan dari seorang psikolog anak tentang hal-hal yang harus dibiasakan pada anak usia Sekolah Dasar. Mengenalkan slogan terkenal para guru yaitu hayai ne hayai oki asa gohan, yang artinya; cepat tidur, cepat bangun, sarapan, adalah salah satu materi yang diperkenalkan. Slogan ini tampaknya menjadi slogan khusus para guru untuk menyemangati anak-anaknya tidur tepat waktu. Saat anak masih di taman kanak-kanak seringkali dipantau dengan mengisi kartu aktivitas harian.

Acara penjelasan dari psikolog diakhiri oleh diskusi dan tanya jawab antara calon orangtua murid dan pembicara. Banyak para orangtua khususnya yang memiliki anak pertama masuk sekolah dasar masih mengkhawatirkan kebiasaan bangun tidur yang masih terlambat. Mengingat jam masuk taman kanak-kanak di Jepang jam 9 pagi sedangkan untuk sekolah dasar  jam 7.30 anak-anak sudah harus berjalan kaki menuju sekolahnya masing-masing. Penjelasan psikolog tersebut sangat bermanfaat dan memberi semangat para Ibu untuk perlahan membentuk kebiasaan bangun pagi, terlebih dijelaskan fungsi-fungsi enzyme yang mempengaruhi siklus hidup anak yang ditunjang oleh makanan sehat. Data-data hasil penelitian yang akurat membuat kami para orangtua banyak belajar dan memahami pentingnya hidup teratur.